Minggu, 02 Mei 2010

Tips and trik, trip ala semi backpacker

1. Tentukan waktu pergi yang cukup nyaman tapi low season.
kamsudnya adalah jangan mengorbankan kenyamanan tll ekstrim jg misal pergi saat summer lg hot2nya atau winter lg beku2nya karena ngejar low season,tapi cari waktu yang pas. Misalnya di India high season itu adalah November-Maret,setelah itu kan summer,nah pilihlah awal April,jd udah low season tp blom terlalu hot :)
2. Keuntungan trip saat low season bukan hanya semata karena harga lebih murah tapi jg agar tempat wisata tidak terlalu full oleh turis,rasanya ga cihuy banget kalo tiap spot untuk foto dipenuhi turis,
3. Rajin-rajinlah memperhatikan promo dari airlines.
Bila Anda beruntung, kadangkala kita bisa dapat tiket murah ketika long weekend (menghemat cuti Anda), tapi tiket murah seringkali jatuh di weekdays.
4. Travel light.
Bawalah baju hanya untuk 3hari,sisanya Anda bisa cuci sendiri saat trip.
Dalam trip 10hr untuk tujuan 4 kota berbeda negara, saya hanya bawa 5 atasan,1 celana legging (1 celana dan atasan dipakai plus jaket), alhasil luggage saya kosong melompong dan bisa diisi oleh2 jadi luggage saya tidak beranak pinak hehe.
5. Multi function item.
Untuk wanita, bawalah pashmina instead of syal,pashmina bisa multifungsi,sdgkn syal hanya 1 fungsi.
Bahkan, ketika Anda yakin bahwa negara tujuan sedang summer,lebih baik bawa pashmina instead of jaket, jd ringkes, karena sebetulnya jaket hanya dipakai pas di plane doank.
6. Menghemat ongkos transportasi.
Bepergian dalam grup 4-5 orang lebih hemat ongkos karena yang patungan lebih banyak orang hehe, kalo kebetulan solo backpacker ato hanya berdua, gabung aja dengan grup lain (posting email di milis utk ajakan bareng would be one of the option), tentunya dengan menjunjung asas asik casss cussss….soale kalo gabung dan ternyata kagak klop, enggak banget la yauuuw maksain gabung.
7. Matangkan itinerary detil
Mematangkan itinerary Anda sampai ke level yang sedetil-detilnya akan membuat trip Anda efektif, tidak dihabiskan hanya untuk kesasar.
8. Selalu print nama hotel, nama tujuan wisata, nama airport, stasiun ferry, kereta dan lainnya dalam huruf lokal mereka, sehingga mudah ketika naik taxi ataupun mau bertanya arah.
9. Pelajari basic bahasa lokal mereka
Pelajari basic pengucapan bahasa lokal mereka, sehingga setidaknya kita dapat mengucapkan halo, terima kasih, bagaimana cara ke...., beri diskon, dsb. Bila bener-bener buta, kadang frustasi juga loh berkomunikasi di sana.
10. Packing time
Sesibuk-sibuknya Anda, selalu luangkan waktu untuk packing 2 minggu sebelumnya, terkadang ada item yang perlu kita beli dulu kan jadi mendingan sih jgn tll mepet. Buat list agar tidak ada yang ketinggalan, itu juga bagus.
Packing item disesuaikan dengan cuaca disana ketika Anda datang kesana.
11. Pantau cuaca di sana seminggu sebelum berangkat
Seminggu sebelum berangkat, pantau cuaca di negara tujuan…jangan-jangan sedang tertutup abu vulkanik letusan gunung spt yang terjadi bulan lalu.
12. Selalu prepare for the unexpected
Yang terakhir adalah……selalu prepare yourself for the unexpected, itu yang membuat petualangan seru, walaupun kita sudah nyusun itinerary detail banget, tapi pas on the spot something comes up, jangan lah bĂȘte ato kaku, just adapt, pasti trip nya tetep cihuy deh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar